Klasifikasi Fondasi

Fondasi adalah bagian terendah dari bangunan yang meneruskan beban bangunan ke tanah yang berada di bawahnya. Terdapat dua klasifikasi fondasi, yaitu fondasi dangkal dan fondasi dalam.

Fondasi dangkal didefinisikan sebagai fondasi yang mendukung bebannya secara langsung, seperti : fondasi telapak, fondasi memanjang, dan fondasi rakit. Fondasi dalam didefinisikan sebagai fondasi yang meneruskan beban bangunan ke tanah keras yang terletak relatif jauh dari permukaan, seperti : fondasi sumuran dan fondasi tiang.

  • Fondasi telapak (footing), adalah fondasi yang berdiri sendiri dalam mendukung kolom.
  • Fondasi memanjang (continuous footing), adalah fondasi yang digunakan untuk mendukung dinding memanjang, atau digunakan untuk mendukung sederetan kolom yang berdekatan, yang jika dipakai fondasi telapak, sisi-sisinya akan berimpit satu sama lain.
  • Fondasi rakit (raft foundation atau mat foundation), adalah fondasi yang digunakan untuk mendukung bangunan yang terletak pada tanah lunak, atau digunakan bila susunan kolom-kolom bangunan berjarak sedemikian dekat di semua arah.
  • Fondasi sumuran (pier foundation)merupakan bentuk peralihan antara fondasi dangkal dan fondasi dalam. Digunakan bila tanah dasar yang kuat terletak pada kedalaman yang relatif dalam.
  • Fondasi tiang (pile foundation), digunakan bila tanah dasar yang terletak pada kedalaman yang sangat dalam, atau bila fondasi bangunan terletak pada tanah timbunan yang cukup tinggi, agar bangunan tidak dipengaruhi oleh penurunan yang besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s